1635048056760380
Loading...

Haul Engkong Muasim dan Nyai Khodijah Sekalian Aqiqah Ayah Gue dan Keponakan

Alhamdulillahirobbil 'alamin, kata yang emang pantas diucapkan untuk mengawali postingan kali ini, karena berbagai kesenangan telah terjadi, salah satunya adalah kesuksesan dalam acara haul engkong Muasim dan nyai Khodijah, beliau adalah kedua orangtua dari bapak saya.

Mungkin emang gak banyak cerita dari engkong Muasim, karena emang beliau meninggal saat usia ayah saya masih kecil, jadi jangan kan saya, ayah saya aja ga tau bagaimana seorang sosok Muasim itu, tapi dari cerita orang sekitarnya katanya engkong Muasim orang baik-baik.

Dan banyak cerita kenangan bersama nyai Khodijah, karena beliau meninggal saat saya sudah dewasa, kalau tidak salah beliau meninggal tahun 2013-an. Salah satu cerita singkat yang saya tulis disini adalah, beliau merupakan nenek yang sangaaatttttt baik, peduli, penyayang, tapi bukan berarti yang lainnya engga yah.

Jadi saya selalu berkunjung kerumahnya dengan ayah saya entah seminggu 2 kali atau lebih, emang saya suka banget diajak kerumahnya, rumah yang sederhana, namun Alhamdulillah masih bisa dijadikan tempat istirahat. Rumah dengan jalannya yang sempit, hanya buat satu motor, dan saat masuk kerumahnya terpasang wajah yang sangat menggembirakan dengan sambutan, "eh Fadeli", yak..emang nyai masih suka salah menyebutkan nama gue, yang seharusnya Fadhli justru menjadi Fadil, beliaulah orang pertama manggil gue Fadeli.

Bukan hanya panggilan saja yang bikin saya terbayang, namun juga dengan gerakan nyirih (gigit-gigit daun sirih dengan bahan lainnya, manfaatnya agar giginya kuat), dan tidak ketinggalan pula pelukan erat yang melekat pada tubuh saya, tanda rasa sayang yang amat lebih, kalau tidak salah dulu emang nyai pengen banget kalau ayah saya punya anak laki-laki, karena emang sebelumnya anak ayah saya perempuan semuanya, nah ketika saya lahir makanya nyai seneng banget kalau Mamin (sebutan nyai ke ayah saya) punya anak laki-laki juga, karena bisa membantu Mamin yang kurang pinter,itu kata nyai gue, ini cerita saya dapat dari ibu saya.

Sebenarnya acara haul ini dibulan awal Februari, namun dikarnakan saat itu ayah saya sakit dan masuk rumah sakit, makanya diundur menjadi bulan April, padahal semuanya udah dipesan, akhirnya di cancel, dan memang perjuangannya lumayan berat, tapi Alhamdulillah tidak ada halangan lagi dan berjalan dengan baik.

Berikut ini adalah sebagian publikasinya saat acara:

Saat acara haul berlangsung

Jamaahnya dari 3 pengajian, digabung

Bingkisan sederhana, yang lainnya ga di upload

Sebelah kanan adalah ayah saya, dan sebelah kiri adenya ayah saya beda bapak

Ini sebagian keluarga gue

Pesan Moral :  Mengenang dan mengingat orangtua salah satunya yakni dengan cara mendoakannya.
Keluarga 4467368073678283544

Posting Komentar

Silakan berkomentar, asal dengan bahasa yang baik.

emo-but-icon

Beranda item

Popular Posts

Random Posts

Powered by themekiller.com